Dear My Old Bestfriend

Dear my old bestfriend Tak menyangka bisa bertemu kamu lagi setelah sekian tahun kita terpisah. Yah terpisah oleh jarak, waktu, dan dimensi pikiran. Pertemuan yang tak terlalu indah karena kamu tidak bisa menjadi teman curahan hatiku. Kamu dingin….bukan karena kamu sombong Penyakit aneh itu telah merenggutmu, mengganggu sistem otakmu, mengacaukan semua memorimu. Sedih….bahkan sahabat yang dulu sering mendampingimu kau lupakan… Teringat pertemuan di sebuah kafe di Plaza Indonesia. Kamu berpesan tidak bisa lagi menjadi sahabatku “kamu harus mencari sahabat baru, Put” Tercenung dan tercekat mendengar perkataanmu. Ingin rasanya menangis dan mengguncang tubuhmu untuk menyadarkan omonganmu. Terlambat…kamu sudah memutuskan… Pelan aku pergi dari hadapanmu… Entah…mungkinkah itu pertanda penyakit aneh itu telah menyerang… hampir 8 tahun setelah pertemuan menyakitkan itu. Di umur 34, aku kembali menemukanmu Masih dg fisik seperti dulu Tapi aku tak bisa banyak berharap Kamu sudah berbeda, dingin… Beruntung kamu berhasil mengenaliku setelah sempat memaki-maki diriku di dalam jejaring pertemanan. Hanya maklum yang bisa terucap… Smoga kau lekas sembuh, my old bestfriend…

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s