Kisah Sekuntum Kembang Kanthil Curian

Mitos menyebutkan kalau berhasil mencuri kembang kanthil dari rangkaian bunga yang menggantung di keris pengantin laki-laki akan cepat menikah. Mitos tersebut terus didengung-dengungkan ke telingaku sekitar delapan tahun yang lalu. Awalnya aku memang tidak percaya dengan mitos tersebut. Namun, lama-kelamaan risih juga mendengar mitos yang selalu berdenging di telingaku. Dan aku percaya…(hehe..)

Bermula dari pernikahan sepupu perempuanku. Pernikahan ini pertama kali diadakan dalam jejeren cucu keluarga besar Wasito. Tentunya semua heboh dan sibuk. Bahkan aku yang hanya berstatus sepupu ikut sibuk membantu persiapan pernikan.

Dalam persiapan pernikahan tersebut, aku digoda oleh sepupu perempuanku yang lain. ”Ayo, Put. Kamu harus berhasil mencuri kembang kanthil di keris Bang Ronald.” Sepupuku yang bernama Chris cukup gemas dengan sikapku yang tidak percaya dengan mitos tersebut. Bahkan semakin jengkel ketika aku bersungut-sungut lari meninggalkannya.

Hehehe…aku memang tidak mudah percaya dengan mitos-mitos Jawa yang berkembang di lingkunganku. Apalagi untuk urusan jodoh dan pernikahan. Saat itu, aku belum serius memikirkannya.

Akhirnya hari H yang dinanti pun tiba. Acara pernikahan berjalan dengan lancar dari midodareni, pemberkatan pernikahan sampai resepsi pernikahan. Kelelahan semua saudara terbayar oleh kebahagiaan dan kegembiraan kedua mempelai.

Setelah resepsi selesai, ketika aku sibuk membongkar sanggul tiba-tiba Chris datang menghampiriku. Dia datang dengan muka jahil dan senyuman lebar. ”Nih, aku mencuri kembang kanthil dari keris bang Ronald. Untuk kamu aja. Biar kamu cepat pacaran.” Kaget juga ketika Chris sudah menyerahkan sekuntum kembang kanthil yang sudah mulai layu. Aku tertawa keras dan hampir saja membuang kembang kanthil itu.

Chris merengut dan akhirnya aku menghormati usahanya untuk mencuri kembang kanthil. Singkat cerita, kembang kanthil aku simpan dan mencoba untuk memercayai mitos itu. Rasionalitasku mulai terganggu oleh mitos itu.

Setahun berlalu, mitos tersebut tidak terbukti. Kembang sudah lama kubuang karena bau busuk. Setelah itu terjadi peristiwa yang membuatku sakit hati, trauma dan merasa dikhianati oleh si Chris.

Entah sengaja atau tidak, Chris ’merebut’ cowok ’kecenganku’. Dia yang semula semangat menjodohkanku dengan pria itu, malah memacari pria itu. Hahahahaha…Peristiwa konyol yang membuatku selalu tertawa campur sedih. Menetertawakan kebodohanku. Sepele sih ….gara-gara kembang kanthil hasil curian si Chris. Sang pria yang sempat mencuri hatiku, malah dicuri oleh si Chris.

Sejak itu, aku semakin tidak percaya oleh mitos tersebut. Bahkan mitos-mitos lain yang berkembang. Hehehehe….hati-hati dengan kembang kanthil curian.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s