Emotional Roller Coaster

Pernah mencoba wahana roller coaster kan? Itu lho kalau di Dunia Fantasi namanya Halilintar. Rasanya???? Wow…membuat adrenalin meningkat. Perut dikocok-kocok. Keseimbangan badan diputar-balikkan. Kalau gak kuat, turun dari Halilintar pasti akan muntah.

Dalam ingatanku, sudah dua kali aku naik wahana Halilintar di Dunia Fantasi. Saat pertama mencoba naik wahana itu, aku bersemangat menaikinya, meski antrian panjang. Glek…tapi setelah antrian sampai di depan semangatku tiba-tiba surut. “Kok jadi takut ya?” Karena aku sudah telanjur naik wahana itu, mau tidak mau harus mencoba. Detik-detik pertama, tidak mendebarkan. Tapi…WOW… detik-detik berikutnya. Aku hanya bisa memejamkan mata dan berteriak-teriak kecil. Perut tiba-tiba terasa hilang. Tapi tak lama kemudian terasa melekat kembali. Badan terguncang-guncang ke kanan-kiri dan maju-mundur.

Ah…untung Cuma beberapa detik saja. Penderitaan itu berakhir. Namun tetap saja jantung berdegup keras. Terengah-engah. Untung aku gak muntah karena perut masih kosong.

Nah…satu bulan terakhir ini, aku ”naik” wahana Halilintar lagi. Kali ini bukan di Dunia Fantasi tapi dalam kehidupan pribadiku. Emosiku benar-benar diaduk-aduk. Naik-turun, maju-mundur. Badan terguncang-guncang, mual, lelehan air mata setiap saat. Rasanya benar-benar sama, meski wahana permainnya tidak nyata.

Dimulai pertengahan juni lalu. Semua emosiku tiba-tiba muncul. Baik emosi senang, sedih, kecewa campur aduk dalam diriku. Datanya bisa bergantian, tapi terkadang datang bersamaan. Rasanya tidak kuat menahan semua emosional roller coaster itu.

Satu pekerjaan belum selesai. Eh datang pekerjaan lain. Datang informasi menggembirakan, tiba-tiba harus berganti informasi menyedihkan. Lebih berat. Ingin menghindar…wow…aku sudah telanjur masuk dalam rel roller coaster itu.

Hanya satu yang bisa kulakukan. Mencoba menjalani dan menyelesaikan pekerjaan itu. Berharap emotional roller coaster segera berlalu. Toh wahana roller coaster Halilintar di Dunia Fantasi hanya beberapa detik saja. Hiks…God help me…

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s