19 Juni 2008

Tanggal 18 Juni 2008

Jam 12.00 berlalu. Hari berganti, tanggal bertambah. Aku tidak bisa menahan kantuk. Entah kenapa hari itu, aku merasa sangat lelah. Sudah tidak sanggup lagi untuk bekerja lagi di depan laptop.

Sebelum tidur, tak lupa aku memanjatkan doa syukur ultah, aku masih boleh hidup sampai umur 30 tahun. Doa blum selesai, aku sudah tertidur…. Beberapa menit kemudian aku terbangun oleh suara sms.

Ya ampun, sms ucapan selamat ultah dari teman lama di ujung barat Indonesia membuatku terharu. Rasa sedih dan kecewa yang kurasakan beberapa hari, sedikit sirna dengan sms seorang teman itu.

Aku bangun cepat, bukan karena semangat menyambut hari ultah, tapi aku harus terburu-buru menemui dosen di kampus. Aku sudah siap menahan sedih dan kecewa sebelum menghadap beliau.

Selesai menghadap, aku diselimuti rasa lega. Ketegangan dan kepanikan yang kurasakan berminggu-minggu hilang sudah. Aku pulang dan menuju kantor. Entah kenapa dalam perjalanan ke kantor, tak sadar aku menitikkan air mata. Semua perasaan berkecamuk jadi satu. Aku sedih, kecewa, lega, senang…gak tahulah. Aku gagal melawan waktu. Perjuangan keras selama 6 bulan, harus terhambat oleh waktu.

Hhhmm…tapi ini gagal untuk sementara waktu. Aku mundur sesaat, untuk menyusun strategi menghadapi waktu. Akhirnya air mataku tumpah di toilet. Meski sudah berjuang untuk menahan air mata, tetap saja tak terbendung. Padahal, aku harus segera masuk ruangan untuk mengikuti pelatihan.

Hari itu, tanggal 19 Juni, aku sudah tidak bisa merasakan kebahagiaan menyambut usia 30 tahun. Bukannya aku tidak bisa bersyukur, akan tetapi sudah kalah oleh rasa sedih dan kecewa yang menumpuk.

Sore hari, aku berusaha untuk menikmati hari ultahku. Lagi-lagi aku belum sepenuhnya gembira. Aku harus menghadapi kepedihan baru, yang semakin membuat hatiku hancur.Rasanya hanya ingin cepat pulang dan membiarkan hari ultahku cepat berlalu. Aku tidak mau dibuat bersalah dengan rasa kecewa di hari ultah.

Hhhmmmmmmm Untung sebelum aku berangkat tugas keluar Jakarta, masih sempat merayakan kebahagiaan ultah dengan sahabat-sahabat dekatku. Terima kasih teman-teman semua sudah sedikit menghiburku.

Seminggu sudah berlalu, aku tenggelam dalam kesibukan kantor diluar Jakarta. Rasa sedih, kecewa belum hilang, bahkan bertambah. Ingin rasanya dalam pelukan bapak ibu supaya bisa menenangkanku.

Huah….Hiks…Hiks…

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s