Tuhan Memang Suka Bercanda

Lebih kurang setengah tahun yang lalu, Kau memberiku ‘mainan’ baru. ‘Mainan’ itu cukup unik dan butuh ketrampilan khusus untuk memainkannya. Awalnya aku tidak suka dengan ‘mainan’ itu karena aneh dan sulit.

Namun Tuhan terus memaksaku untuk memainkannya. Kadang Tuhan meminjam tangan orang lain untuk mengajariku memainkannya. Kadang Tuhan turun tangan sendiri. Perlahan, aku bisa memahami cara permainannya. Meski sering lupa, aku berusaha untuk terus mempelajarinya.

Akhirnya aku benar-benar bisa memainkannya. Kadang-kadang aku memainkannya di waktu senggangku. Aku semakin terampil.

Tapi…setelah aku mahir memainkannya, perlahan-lahan Tuhan mengambil ’mainan’ itu dariku. Belum total, tapi aku tahu bahwa akan diambil.

Tuhan, mengapa kamu sering bercanda. Pasti Kau sedang menertawakanku, ya. Aku sudah jatuh cinta dengan ’mainan’ itu. Aku serius memainkannya. Aku juga sudah mahir memainkannya dengan berbagai versi. Jangan menggodaku, dong.

Hhmm atau Kau punya maksud lain dengan pemberian ’mainan’ unik itu? Apapun itu kuasa-Mu. Tapi jangan membuatku sedih lagi dengan hilangnya ’mainan’ itu.

I am really love with ’the toys’.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s