Rabu Penuh Kecerobohan

Rabu (26/9), hari penuh kecerobohan bagiku. Dalam sehari, aku melakukan 4 tindakan konyol dan ceroboh. Akibatnya, aku merugikan beberapa teman.

1. Lupa membawa STNK

Aku baru menyadari lupa membawa STNK saat akan berangkat kuliah. Seperti biasanya sebelum turun ke tempat parkir, aku menyiapkan STNK, kunci motor dan karcis parkir. Aku sempat panik ketika tidak menemukan STNK di dalam dompet hitam. Aku bongkar seluruh tas tetapi tetap saja tidak menemukan STNK itu. Padahal sudah hampir pukul 13.00. Kuputuskan untuk mengeluarkan fotocopy STNK yang memang selalu tersedia di dompetku. Dan … Akhirnya aku menemukan STNK itu di kantong celana yang sudah masuk ke dalam keranjang cucian.

2. Lupa membawa HP

Karena sudah kebingungan mencari STNK, aku lupa membawa HP yang sedang dicharge di dalam laci. Masih untung aku membawa HP yang lain. Padahal itu HP utama yang sering berdering. Benar saja. Sepulang dari kampus 5 missed call dan 3 sms tertera di layar HP.

3. Lupa mencabut kunci dari jok motor

Karena terburu-buru memasuki ruang kuliah, aku lupa mencabut kunci dari jok motor. Untung aku merasa ada sesuatu yang tertinggal saat akan naik lift. Benar… Kunci motorku sudah ditemukan oleh satpam di tempat parkir.

4. Sengaja membawa tugas kuliah Yusuf

Kali bukan unsur kecerobohan tapi tindakan konyol.

Setelah memasuki ruang kuliah, dosen belum datang. Aku bernapas lega. Sambil menunggu kedatangan dosen, aku mengobrol dengan Yusuf mengenai tugas kuliah. Ternyata tugas dia sudah beres dan aku memutuskan untuk meminjam tugas itu untuk melengkapi tugasku. Sampai pukul 14.00 pak dosen belum datang. Aku memutuskan untuk pulang. Sebelumnya aku mampir di tempat fotocopy untuk mengambil buku. Aku sempat kesulitan untuk mencari buku yang dicopy karena benar-benar lupa judulnya. Hampir 15 menit aku mencari buku itu di tumpukan buku-buku copyan. Untung petugasnya menemukan buku yang aku maksud. Setelah menyerahkan beberapa bahan kepada Yusuf, aku memutuskan untuk pulang. Perjalanan lebih cepat dibanding hari-hari sebelumnya, meski masih ada beberapa kemacetan pada beberapa titik.

Sesampai di kantor, aku segera mencari HP yang tertinggal. Ternyata beberapa teman menelponku, memberi info bahwa ada kuliah. Tapi satu hal yang membuatku panik bukan karena ada kuliah mendadak tapi aku membawa tugas kuliah Yusuf yang harus dikumpulkan siang itu.

Bergegas aku menelpon Yusuf yang ternyata membuat Yusuf ditegur oleh pak Dosen. Alamak…benar-benar tindakan konyol.

Untungnya semua bisa teratasi. Pak Dosen tidak jadi marah dan memberi kesempatan untuk mengumpulkan tugas hari Jumat.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s