Kerja Kelompok (again!!!)

“Put, weekend ada acara kemana? hang out bareng yuk?” kata Danis lewat sms sabtu (9/6) lalu. Kujawab sms itu. “Sabtu siang aku mau kondangan ke Bogor. Minggu mau kerja kelompok. Dan seperti biasa Danis cuma bilang,”Kok hobi kerja kelompok sih?”

Yah…pasti Danis bosan mengajakku hang out tiap weekend. Pasalnya aku selalu sok sibuk dengan tugas2 kuliah dan kerja kelompok. Yah gimana lagi…ini resikonya kembali ke bangku sekolah. Dan…meski terkadang aku mengeluh aku cukup menikmatinya.

Apalagi saat kerja kelompok. Saat yang kunanti-nantikan, meski kadang waktuku habis untuk kerja kelompok yang selalu penuh dengan debat kusir tiada henti. Aku selalu tak sabar menantikan saat kerja kelompok ini. Alasannya …????

Hehehe…pasti mau tahu ya…
Aku menikmati sebuah kerja kelompok sebagai suatu saat nostalgia saat masih sering mengerjakan Studio. Yah dulu waktu kuliah S1, ada mata kuliah Studio yang selalu dikerjakan bersama-sama dengan 10-15 orang sekaligus. Saat itu aku bisa belajar banyak dan langsung praktek dari teori-teori yang diajarkan saat di kelas. Aku bisa tukar ilmu dan ketrampilan dengan teman-teman. Selain itu, aku juga menemukan seseorang yang bisa membuatku bersemangat menikmatinya.

Saat ini, aku diberi kesempatan utk menikmatinya lagi. Jadi meski tugas-tugas itu berat, aku berusaha menjalaninya dengan senang hati. Apalagi itu kesempatanku untuk beraktualisasi diri, belajar banyak, dan bertukar ilmu dengan teman-teman.

Begitu juga dengan tugas kerja kelompok kemarin. Aku bisa bernapas lega, akhirnya tugas kelompok membuat kajian AMDAL yang selama ini cukup membingungkan bagi kami, sudah terselesaikan. Yah meski hasilnya jauh dari sempurna. Awal-awal pengerjaan AMDAL tersebut terasa menempuh lorong panjang yang gelap tiada ujung. Saat berjalan melewatinya harus tersandung-sandung kerikil tajam tanpa jelas kapan bisa lepas dari kerikil-kerikil tersebut.

Namun perlahan…lorong gelap itu terang kembali. Dan kami berhasil melaluinya meski belum sampai garis finish.
Aku tidak akan melupakan saat-saat semalam kemarin. Meski mata harus tetap melek semalam suntuk di depan laptopku. Tapi aku tidak akan terus terjaga tanpa ditemani segelas kopi nasgitel dan seseorang yang selama ini membuatku terus bersemangat menjalani kuliah yang berat.

Semuanya belum berakhir masih ada 2 tugas dan 1 ujian lisan yang menghadang di depan. Semuanya harus dikerjakan dan dipelajari dengan cepat.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s