Dejavu

Di Goa Maria di atas bukit itu…

Aku merenung, merefleksikan semua yang telah kulakukan di tahun 2006

Aku berdoa memohon kehidupan yang lebih baik di tahun 2007

Aku menangis sepuas-puasnya menghabiskan sisa air mata 2006

Aku melamun…

Di Goa maria di atas bukit itu…

Aku mendapatkan ketenangan

Mendapatkan kedamaian

Sembari melihat pemandangan desa Sukorejo dari atas bukit

Sayang…

Itu hanya khayalanku

Imajinasiku di akhir tahun

Setelah berputar-putar mengelilingi lereng bukit

Aku tidak bisa menemukan jalan menuju gua maria di puncak bukit itu

Padahal, dari bawah aku sudah melihat keberadaan Goa Maria itu.

Yang kutemukan malahan jembatan gantung tua yang hanya bisa dilewati sepeda motor.

Sesungguhnya…

Di atas KA Argo Muria lah (Jakarta-Semarang)

Aku merenung, merefleksikan semua yang telah kulakukan di tahun 2006

Aku berdoa memohon kehidupan yang lebih baik di tahun 2007

Aku menangis sepuas-puasnya menghabiskan sisa air mata 2006

Aku melamun…

Dan aku hanya menghabiskan malam tahun baruku di depan laptop

Dihibur oleh hingar bingar kembang api dari segala penjuru di rumahku

Dihibur juga oleh warna kerlap-kerlip kembang api yang menghiasi langit hitam

Dihibur oleh Tukul Arwana dalam acara “Empat Mata”

Sekali lagi…semuanya hanyalah dejavu

“Kembali ke Laptop”, suara Tukul Arwana kembali membuyarkan lamunanku…


HAPPY NEW YEAR 2007

wishing u all the best throughout the coming year

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s