Kegelisahan

Postingan dari seorang teman nun jauh di daerah Timur.
Thanks ya atas renungan singkatnya ini.
Aku merindukan saat-saat indah dulu: diskusi dan sharing bersama.

Aku tahu setiap orang punya kegelisahan. Aku juga tahu banyak di antara mereka menyembunyikan serapat mungkin kegelisahannya. Memang, terkadang bukan hal yang mudah bagi seseorang untuk berbagi, untuk menceritakan satu atau beberapa kegelisahannya kepada orang lain, bahkan kepada orang-orang terdekat.

Terkadang seseorang merasa tidak kuat menanggung beban kegelisahan di pikirannya, tapi ia tak bisa menceritakannya secara jujur dan penuh kepada orang lain. Ia kawatir akan ada ruang rahasia terkoyak di kalbunya, di mana orang lain bisa melihatnya dengan jelas. Ia malu, jangan-jangan kegelisahan yang menggunung di pikirannya akan dianggap orang lain sebagai aib atau kelemahan paling memalukan.

Aku bisa memahami sikap yang seperti itu. Memang, tidak setiap kamar rahasia harus dibuka atau diperlihatkan kepada orang lain, sekali pun kamar rahasia itu hampir meledak atau membusuk oleh racun-racun kegelisahan yang terus menerus tumpuk menumpuk tak mau pergi. Aku yakin, seiring berjalannya waktu, masing-masing orang akan menemukan jalan penyelesaian sendiri atas kegelisahan-kegelisahan yang ditanggungnya, entah jalan itu indah atau terjal penuh diri. Yang penting, moga-moga sebagian besar orang selamat melintas di jalannya sendiri.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s