Kisah Cinta Anak-Anak PL 96

“…jadi ingat dengan cinta pertama Wahyudi saat semester 2 dengan gadis berambut kriting yang mengajarinya memakai rapido pertama kali…”. Email Eca di milis PL 96 sempat membuatku mengernyitkan dahi. Mengapa Eca berani membuka rahasia umum kisah cinta Wahyudi dengan gadis berambut kriting itu. Setelah berpikir, tiba-tiba aku tertawa keras. Aku jadi teringat gadis berambut kriting lain yang sempat membuat Wahyudi bertekuk lutut. Dia adalah bu Narti dosen mata kuliah Gambar Teknik. Memang dialah yang pertama kali mengajarkan kita memakai rapido. Sebenarnya tidak hanya Wahyudi yang bertekuk lutut karena takut tapi semua anak PL 96 takut pada dia.

Sontak, ingatanku kembali ke zaman kuliah dulu. Kira-kira 10 tahun yang lalu. Waktu yang sangat lama tapi tidak membuatku lupa akan peristiwa-peristiwa sedih, gembira, lucu, bahkan pada beberapa kisah cinta teman-teman PL 96.

Sistem kuliah di PL memang berpotensi untuk memunculkan benih-benih cinta diantara kami. Bagaimana tidak, setiap semester kami sering mendapat tugas yang harus dikerjakan berkelompok. Tidak hanya satu atau dua tugas yang dikerjakan dengan sistem seperti itu tapi hampir seluruh mata kuliah dalam satu semester.

Anggota kelompok tiap tugas bervariasi, dari yang hanya 5 orang sampai 15 orang. Tugas yang melibatkan sekitar 15 orang disebut tugas studio yang berlangsung sampai empat semester. Tugas kelompok besar ini berlangsung dari awal semester sampai akhir semester. Hampir setiap hari kita berkumpul untuk membicarakan tugas yang diselingi dengan diskusi, debat-debat kecil sampai lirik-lirikan diantara kami. Jika akhir semester tiba, seminggu lebih kami tidak pulang ke rumah karena mengerjakan tugas di satu tempat. Semua aktivitas dilakukan di tempat tersebut dari pengerjaan tugas, makan, mandi, sampai tidur bersama. Dari tugas studio inilah awal mula kisah percintaan anak-anak PL 96. Meski ada beberapa pasangan yang lahir di luar mata kuliah studio.

Sayang aku lupa pasangan siapa yang pertama kali muncul di kelas PL 96. Tapi setidaknya ada tujuh pasangan inses (pasangan sejurusan), diantaranya Lutfiani – Nugroho, Galuh – Kurniadi, Reza – Wahyuni, Arhie – Rahmanto, Oci – Ethet, Kardjono – Fero, serta Ayu – Wahyudi. Diluar tujuh pasangan yang resmi pacaran, ada beberapa teman yang saling taksir. Kalau yang terakhir ini tidak terhitung jumlahnya. Satu cewek bisa ditaksir lebih dari satu cowok. Hahahaha. Benar juga kata orang, cewek di Teknik PL memang cantik-cantik. Hehehehe.

Awal kuliah, semester pertama sudah muncul kasus pertama yang berkaitan dengan kasus cinta. Kali ini cinta segitiga antara Omet, Fero, dan Kardjono. Fero gadis berjilbab keturunan arab itu memang cukup cantik dan sedikit genit. Tidak heran, saat OPSPEK beberapa kakak kelas melirik dia. Namun akhirnya gadis berhidung bangir tersebut memilih Novi sebagai pacarnya.

Sebelum peristiwa cinta segitita itu berlangsung, Kardjono dan Omet merupakan teman akrab bahkan merKen tinggal dalam satu rumah kost. Namun setelah peristiwa itu terjadi, hubungan pertemanan antara Kardjono dan Omet pun merenggang. Tidak tanggung-tanggung Omet pun sempat strees dan hang dalam jangka waktu yang lama, bahkan sampai lulus kuliah. Padahal sebelumnya kita mengenal Omet sebagai cowok yang pinter dan inovatif. Maklum, dia cowok Jakarta dan anak dari salah seorang pejabat di Departemen Kesehatan.

Sayang kisah cinta Kardjono dan Fero tidak berlanjut ke jenjang pernikahan. Pasalnya ada larangan dari orangtua kedua belah pihak untuk melanjutkannya. Sekarang, Kardjono menikah dengan Ardhani, gadis asal Semarang yang sempat menjadi pacar Reza, anak PL 96 juga. Sedangkan Fero dijodohkan dengan laki-laki keturunan arab yang umurnya jauh lebih tua.

Pasangan kedua, Lutfiani dan Nugroho nyaris mulus tanpa ada cinta segitiga diantara mereka. Kita semua mengira hubungannya akan berlanjut sampai ke jenjang pernikahan karena mereka terlihat sangat mesra dan akur. Entah kenapa, setelah keduanya wisuda bersama, aku mendengar hubungan cinta diantara mereka kandas. Luthfiani memilih menikah dengan teman kantornya. Sedangkan Nugroho sampai sekarang masih berstatus single.

Cerita selanjutnya beralih ke pasangan yang kami nilai cukup menghebohkan. Mereka adalah Reza dan Wahyu. Bahkan dari kisah cinta mereka muncul istilah “klambi macan” (baju motif macan) yang saat itu menjadi pakaian paling trendy di kalangan
kami. Wahyuni merupakan gadis paling genit di Plano 96 dan hobi mengenakan pakaian-pakaian sexy dan sedikit aneh. Aku jadi ingat saat itu Wahyuni sering menggoda Reza dengan klambi dan bando macannya dengan kerling-kerling mata yang aneh. Reza yang dikenal sebagai playboy kota Jambi segera menanggapi cinta Wahyuni. Tak lama kemudian mereka berpacaran tapi beberapa bulan kemudian kisah cinta itu berakhir. Sayang juga aku lupa penyebab putusnya hubungan itu.

Sekarang Wahyuni sudah menikah dengan Imam, teman sekelasku juga dan tinggal di Madiun. Aku tidak mengerti mengapa akhirnya Wahyuni berpacaran dan menikah dengan Imam. Jangan-jangan Imam sudah menyimpan cinta terpendam Wahyuni dari awal masuk kuliah dulu. Sedangkan Reza baru Desember 2004 lalu menikah dengan adik kelasnya, anak PL 97 asal Jambi yang dulu sering diaku sebagai adiknya. Jodoh memang gak jauh-jauh ya. Terbukti,Reza pria Jambi berjodoh dengan Vivi wanita Jambi.

Selain Imam dan Wahyuni yang menikah dengan sesama PL 96, ada dua pasang temanku yang lain, yaitu Arhie-Rahmanto dan Galuh-Kurniadi. Hubungan Galuh-Kurniadi tidak ada yang istimewa karena terbilang cukup awet. Mereka pacaran sejak semester 3 sampai tahun 2005 lalu baru menikah.

Sedangkan kisah cinta Arhie-Sulasmono terhitung cukup menarik. Awal kuliah keduanya merupakan teman satu gang yang terdiri atas 5 orang, dua cewek dan tiga cowok. Arhie, Sulasmono, Risa, Imam, dan Eca merupakan lima sahabat yang cukup akrab. Saat itu, Arhie sudah pacaran dengan Ricky kakak kelas kami. Tapi menginjak semester 4, hubungan Arhie dan Ricky berakhir. Beberapa bulan kemudian, aku mendengar Arhie-Sulasmono resmi pacaran. Hubungan yang saat indah karena sekarang mereka telah menikah dan sudah dikaruniai seorang anak laki-laki.

Pasangan selanjutnya yang hampir melangkah ke jenjang pernikahan adalah Eci dan Ethet. Tahun 2003 mereka resmi bertunangan sebelum Ethet berangkat bertugas ke Pontianak. Namun awal 2005 lalu hubungan mereka berakhir dengan menyedihkan. Ethet memilih memutuskan pertunangannya dengan Eci setelah bertemu dengan seorang gadis di Pontianak.

Pasangan terakhir juga tidak berlanjut ke jenjang pernikahan. Alasannya cukup klise, Ayu dan Wahyudi beda agama. Lama sekali mereka memutuskan untuk mengakhiri hubungan percintaan tersebut. Namun bagaimanapun mereka memilih untuk berpisah secara baik-baik. Sampai saat ini keduanya masih melajang dan masih bersahabat.

Tidak adil rasanya kalau aku menceritakan kisah cinta teman-temanku tetapi tidak menceritakan kisah cintaku sendiri. Hhhmmm…sebenarnya yang kualami bukan suatu proses pacaran hanya sebatas proses taksir-menaksir. Itupun terjadi karena beberapa teman menjodohkan diriku dengan Yanto. Saking gencarnya proses perjodohan itu terciptalah julukan mbah Joyo dan mbah Uti. Kisah perjodohan itu gagal karena cinta bertepuk sebelah tangan diantara kami. Meski begitu, sekarang aku dan mbah Joyo tetap bersahabat baik.

Sebenarnya kisah cinta anak-anak PL 96 tidak hanya berhenti sampai disini. Masih banyak kisah-kisah cinta unik yang sulit dituliskan satu-persatu. Dan banyak kasus saling bertukar pasangan diantara kami. Hhhmmm mungkin juga akan membuat marah beberapa teman PL 96 yang membacanya.

NB : Dengan tidak mengurangi rasa hormat pada sahabat dan teman-temanku, semua nama di cerita ini adalah nama samaran.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s