Kumbang Maya


Suatu saat seekor kumbang tanpa diketahui asalnya menghampiri sekuntum bunga mawar. Mencoba merayu-rayu bunga mawar itu untuk membagikan madu yang diproduksinya. Meski rayuannya cukup gombal, segombal kain pel, si mawar tetap bersikeras tidak mau membagikan madunya. Wajar, mawar tidak tahu siapa yang akan menghisap madunya.

Ini bukan hanya terjadi sekali.
Tapi sudah berkali-kali sejak tahun 2004.
Namun, tetap saja mawar tidak bergeming.
Bahkan tidak tergoda sedikitpun untuk mau memberikan icipan madu kepada kumbang-kumbang maya.

Sekarang, hal itu terjadi lagi.
Seekor kumbang ‘maya’ terbang menari-nari di sekeliling bunga mawar.
Mawar masih dingin menunggu tingkah kumbang selanjutnya.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s